Visi Misi

VISI Desa:

Merealisasikan Pemerintahan yang transparan guna terwujudnya Desa Talun “Santri”

(Sehat, Aman, Nyaman, Tentram, Rapi dan Indah)

Rumusan visi sebagaimana tersebut di atas berlandaskan nilai dan makna sebagai berikut:

Nilai-nilai yang melandasi:

  • Kondisi Desa Talun memiliki letak yang strategis dalam jalur mobilisasi, dan sumber daya alam yang cukup potensial, sehingga diperlukan upaya yang cukup signifikan (Politcal Will) dari pemerintah maupun Stakeholders untuk membangun Desa Talun menjadi lebih baik.
  • Letak Desa yang berada di rigasi teknis dari suplai BNG 3 BM 5 dan BM 6 waduk pacal sangat menguntungkan untuk bidang pertanian.
  • Sebagian warga memelihara hewan ternak meski dalam skala kecil, yang biasanya hanya digunakan untuk investasi jangka pendek.

Makna yang terkandung dalam “SANTRI”

1. Terwujudnya Mampu menciptakan kondisi masyarakat Desa Talun yang mandiri
2. Indah Masyarkat desa diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bebas dari sampah dan bebas penyakit
3. Tentrem Terciptanya masyarakat desa Talun yang kondusif dari keamanan dan isu isu yang menyesatkan
4. Sehat Masyarakat yang bebas dari penyakit, dengan didukung oleh lingkungan yang bersih.
5. Rapi Keadaan yang baik, kondisi masyarakat dimana orang-orangnya dalam keadaan makmur, sehat dan damai.
6. Aman Terciptanya kondisi masyarakat Desa Talun yang aman, damai, tidak terjadi pertengkaran dan terjalin kekeluargaan sehingga mampu menciptakan kondisi masyarakat yang kondusif.
7. Nyaman Keadaan atau perasaan senang dan tenteram untuk menciptakan suasana hidup masyarakat Desa Talun lahir dan batin.

Misi Desa:

Untuk mewujudkan Visi Desa tersebut, maka langkah strategis atau misi yang dilakukan Pemerintah Desa Talun adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan Profesionalisme kinerja Aparatur Pemerintahan Desa guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menyelenggarakan urusan Pemerintahan Desa secara baik, terbuka dan bertanggung jawab sesuai dengan Peraturan perundang-undangan.
  2. Mewujudkan kualitas lingkungan hidup yang bersih, sehat dan nyaman.
  3. Meningkatkan pengelolaan sarana prasarana olah raga, Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur pertanian dan sumber daya yang berkualitas.
  4. Meningkatkan sumber daya manusia melalui pelatihan-pelatihan berbasis ekonomi kerakyatan
  5. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk gemar bergotong-royong dan menjaga lingkungan dengan mengaktifkan siskamling.